Categories: trading forex

Cara trading forex menggunakan indikator MACD

Dalam trading forex banyak sekali indikator maupun strategi yang bisa kita gunakan dalam meraih profit konsisten. Kali ini saya akan mencoba membahas cara trading forex menggunakan indikator MACD. Indikator ini cukup popluer dan banyak kita temukan pada platform terpopuler seperti metatrader 4 desktop maupun mobile, Ninja trader, Jforex dan platform lainnya. Karena indikator ini merupakan indikator basik, jadi sangat disarankan untuk menggunakannya dalam proses belajar analisa forex trading.

Apa itu indikator MACD?

Sebelum membahas cara trading forex menggunakan indikator MACD, perlu kiranya kita mengetahui apa sih MACD itu. MACD adalah singkatan dari M adalah Moving, A adalah Average, C adalah Convergence, D adalah Divergence. Jadi bisa diaimpulkan kalau MACD merupakan penggabungan 2 indikator menjadi 2 tipe analisa yaitu analisa divergence dan covergence.

Indikator MACD banyakdigunakan oleh trader untuk mengidentifikasi adanya pembentukan tren baru, apakah itu bullish atau bearish. Sebelumnya saya pernah singgung kalau analisa pembentukan trend baru merupakan analisa terpenting dalam forex. Makanya MACD bisa saya golonglan dalam indikator yang terpenting dalam analisa. Karena saat pembentukan trend baru, bisa kita identifikasi menggunakan indikator MACD.

Mengenal lebih dekat Indikator MACD

Saat menggunakan Indikator MACD, kita biasanya akan melihat tiga angka yang digunakan untuk pengaturannya.

  • Yang pertama adalah jumlah periode yang digunakan untuk menghitung rata-rata bergerak lebih cepat.
  • Yang kedua adalah jumlah periode yang digunakan dalam rata-rata bergerak lambat.
  • Dan yang ketiga adalah jumlah bar yang digunakan untuk menghitung rata-rata bergerak dari perbedaan antara rata-rata bergerak lebih cepat dan lebih lambat.

Misalnya, jika Anda melihat “12, 26, 9” sebagai parameter MACD ( biasanya merupakan pengaturan default untuk sebagian besar chart), ini adalah bagaimana Anda akan menafsirkannya:

  • Angka 12 mewakili sebelumnya 12 bar dari fast moving average
  • Angka 26 mewakili sebelumnya 26 bar dari slow moving average
  • Angka 9 mewakili 9 bar sebelumnya perbedaan antara dua moving average..

Baiklah, Sekarang kita sudah mengetahui apa yang disebut sebagai indikator MACD. Sekarang kita akan melihat apa yang dapat kita dilakukan dengan indikator MACD.

Cara trading forex menggunakan indikator MACD

Setelah mengenal dan mengetahui lebih jelas definisi indikator MACD, sekarang saatnya kita belajar trading forex menggunakan indikator MACD. Tugas indikator adalah memberikan kita indikasi/signal untuk open posisi. Begitu juga dengan indikator MACD, Ada 4 sinyal yang akan kita eksplor dalam artikel ini dan menjelaskan langkah demi langkah cara trading forex menggunakan indikator MACD unttuk pemperoleh analisa akurat sebelum menentukan posisi trading.

1. MACD Crossover

Karena ada dua moving average dengan “kecepatan” yang berbeda, lebih cepat jelas akan lebih cepat bereaksi terhadap pergerakan harga daripada yang lebih lambat. Ketika sebuah tren baru terjadi, garis yang cepat akan bereaksi pertama dan akhirnya melewati garis lebih lambat. Hal ini disebut sebagai “Crossover” , dan fast moving average mulai “menyilang” atau menjauh dari garis slow moving average, sering menunjukkan bahwa tren baru telah terbentuk. Sejak MACD didasarkan pada moving average, sangat ideal untuk menganalisa momentum harga, menemukan entri mengikuti tren kemudian menutup posisi saat tren sudah mulai jenuh. MACD crossover termasuk cara analisa teknikal yang paling mudah di aplikasikan. Hal tersebut dikarenakan menganalisa persilangan ( crossover ) antara 2 Moving Average sangat mudah ditemukan. Coba perhatikan contoh persilangan 2 Moving average macd berikut:

2. MA Memotong Garis 0 ( NOL ) MACD

Garis MA MACD adalah garis merah yang didasarkan pada 12 dan 26 moving average. Kita juga dapat melihat bahwa analisa kita terfokus pada dua moving average pada grafik dan ketika dua Moving Average mulai memotong garis 0 MACD. Seperti yang saya katakan sebelumnya, garis MACD mirip dengan sistem moving crossover yang rata dan ma memotong garis 0 MACD berarti menunjukkan bahwa trend sudah terkonfirmasi.

Seperti yang kita tahu dari artikel moving average, persilangan 2 MA menunjukkan perubahan dalam sebuah tren dan sering pertanda penciptaan tren baru. Jadi, setiap kali MACD Line melintasi 0, itu menunjukkan bahwa momentum berubah dan berpotensi tren baru sedang dibentuk.

3. Trendline Breakout + Garis 0 MACD Breakout

Gambar di bawah ini menunjukkan contoh klasik lain bagaimana cara menganalisa menggunakan MACD untuk memprediksi harga. Saat garis trendline ditembus dan ketika moving averages melewati garis nol ke sisi negatifnya, sebuah downtrend baru dimulai.selain itu, candle juga menembus garis trend line. Saat inilah momen yang baik untuk melakukan open posisi sell. Karena adanya trend breakout ke bawah dan macd yang melintasi garis nol menuju area negatif merupakan indikasi downtren yang cukup kuat.

4. MACD Divergensi

MACD divergensi adalah cara lain untuk menganalisis harga dan menemukan posisi sebuah perdagangan. Anda dapat melihat pada gambar di bawah bagaimana harga bergerak lebih tinggi dan sangat lambat selama periode waktu yang panjang. Selain itu, pada saat yang sama MACD bergerak menunjukkan angka yang lebih rendah, hal ini berarti bahwa tidak ada kekuatan beli lagi. Lalu, tiba-tiba, harga pecah di bawah dua moving average cepat dan juga garis MACD melintasi di bawah 0 memberikan entri singkat untuk melakukan entri sell. Selama MACD ada di angka di bawah 0 dan itu memungkinkan kita melakukan sell only.

Kesimpulanya :

Indikator adalah alat perdagangan dalam yang membantu kita dalam belajar forex trading dan belajar analisa forex. Sebuah indikator memberikan kita hasil yang objektif sehingga sangat mudah menafsirkan informasi pada sebuah chart forex. Dalam kasus MACD, indikator ini sangat ideal digunakan untuk menganalisa pembentukan trend baru. Indikator ini bukanlah program yang selalu benar. Bisa saja hasil analisa seperti yang di implementasikan dari 4 cara trading forex menggunakan indikator MACD di atas salah. Tetapi tingkat kesalahan mungkin hanya 35%, sisanya benar dan sangat profitable.

Sudiana

Saya memang bukan orang yang tahu segalanya, tetapi tetap akan mencoba membagikan apa yang saya tahu lewat media Website Bisnis yang dikenal dengan nama Baguz BisnisMedia. Mungkin saja tulisan saya agak ngawur, bisa tentang bisnis, asuransi, investasi, forex trading, dan mungkin juga menulis kategori diluar situs ini. Ya namanya saja tahu sedikit-sedikit, pasti tulisannya bisa mencangkup semua kategori yang ada di situs bisnis ini.

Comments are closed.

Recent Posts

5 Cara mencari uang di YouTube tanpa iklan Adsense

Bagi youtuber yang belum bisa memasang iklan adsense di YouTube dapat mencoba cara lain. Saya akan memberberkan cara mencari uang… Read More

3 bulan ago

5 Penyebab anda tidak mendapatkan uang dari youtube

Jika sebelumnya saya berbicara tentang kesuksesan mencari uang di YouTube, sekarang saya ingin membahas masalah kegagalan meraup dollar di YouTube.… Read More

3 bulan ago

Cara mendaftar Google Adsense lewat channel Youtube

Disini saya akan menjelaskan sedikit trik atau cara mendaftar google adsense lewat channel youtube dengan mudah. Bagi youtuber yang belum… Read More

4 bulan ago

5 Cara sukses mendapatkan uang dari Youtube untuk pemula

Semakin maraknya penayangan video online YouTube membuat peluang usaha bisnis melalui pembuatan video di YouTube semakin besar. Banyak youtuber pemula… Read More

4 bulan ago

Belajar forex menggunakan pola candlestick terbaru

Seperti yang kita ketahui, cara bermain forex biar profit ditentukan oleh analisa yang akurat dan strategi yang bagus. Strategi dalam… Read More

5 bulan ago

Strategi trading forex menggunakan stochastic multi timeframe

Bingung mencari strategi trading forex yang simple tetapi profitable? Mungkin strategi trading forex menggunakan stochastic multi timeframe dapat menjawab kebutuhan… Read More

5 bulan ago