Masih membahas masalah teknik cara bermain forex untuk pemula. Sekarang saya ingin mengajak pemula belajar analisa forex menggunakan indikator stochastics oscillator. Indikator ini memang banyak digunakan dalam teknik forex scalping. Sehingga sangat bermanfaat bagi pemula di forex yang ingin mendapatkan profit konsisten. Mengetahui cara menganalisa market trading yang baik dapat membantu pemula dalam bisnis investasi forex trading. Hal yang sama juga dilakukan para trader profesional saat mereka pertama kali mengenal forex trading.

Perdagangan mata uang yang biasa disebut forex trading kelihatan sangat simple dan mudah untuk dilakukan. Tetapi sebenarnya perdagangan mata uang memiliki resiko yang sangat tinggi dan bisa membuat beberapa orang menjadi stress dan putus asa. Sehingga pengetahuan ilmu trading yang memadai sangatlah diperlukan. Pengetahuan yang di dapatkan harus secara langsung diaplikasikan dalam perdagangan yang sebenarnya.

Salah satu pelajaran yang akan saya bagikan kali ini mengenai stochastics oscillator. Belajar analisa forex menggunakan indikator stochastics oscillator bisa membantu trader untuk tetap bertahan di pasar mata uang dan membantu mendapatkan profit dengan mudah.

Jika kita berbicara tentang indikator stochastics, tentunya sangat erat kaitanya dengan strategi trading yang dipadukan dengan beberapa indikator lainya seperti Moving average, RSI ( Relative Strenght Index, ADX, CCI, dan Custom indikator lainya. Strategi lengkapnya akan saya terbitkan pada postingan berikutnya. Untuk sekarang mari kita belajar pengetahuan dasar indikator stochastic oscillator

Belajar analisa forex menggunakan indikator stochastics oscillator

Seperti yang kita ketahui kalau bisnis investasi forex sedang banyak diminati oleh banyak orang. Karena itu trader pemula yang ingin belajar forex trading haruslah tahu berbagai macam strategi yang akurat dalam analisanya. Strategi ini bisa berasal dari satu indikator trading maupun bermacam-macan indikator. Untuk indikator dalam strategi kali ini adalah indikator stochastic oscillator. Ini memang bukan custom indikator tetapi memberikan analisa yang akurat.

BACA :  Cara membuat akun demo forex gratis di android

Mengenal indikator stochastic oscillator

Stochastic oscillator adalah sebuah indikator bawaan metatrader 4 yang terdiri dari dua buah garis. Garis ini akan terbentuk setiap kali candle baru muncul. Garis pertama disebut sebagai D% garis kedua disebut K%. Indicator ini memberikan sebuah perhitungan yang di dasarkan candle dalam chart metatrader 4. Fungsi utama stochastic adalah memprediksi perubahan harga atau titik perbalikan arah harga yang baru. Teknik analisa stochastic oscillator menggunakan sistem oberbought dan oversold.

Bagaimana cara stochastics oscilator menghitung ?

Stochastic menghitung berdasarkan candle dan harga tertinggi serta harga terendah pada jangka waktu tertentu atau timeframe tertentu.

Garis K% = 100* ( harga-L5 ) / ( H5-L5 )
Garis D% = 100* H3/L3

  • Indicator ini memberikan hasil perhitungan berdasarkan harga terakhir atau harga penutupan candle.
  • L5 dan L3 harga terendah berdasarkan pada n periode. Dalam hal ini angka 5 dan 3 nilai L menunjukan harga terendah pada harga sebelumnya 3 dan 5 jam yang lalu.
  • H5 dan H3 merupakan harga tertinggi berdasarkan n periode. Angka 5 dan 3 itu artinya harga sebelumnya pada 3 dan 5 jam yang lalu.
  • Garis D% mengacu pada 3 periode Moving Average rata rata K%.

Bagaimana cara stochastic menafsirkan harga di forex?

Sebuah stochastik hanya memberikan sebuah perkiraan harga akan naik ataupun turun. Seperti yang aku bilang tadi indicator ini akan terus mencari kemungkinan pembalikan harga. Dimana saat garis K% dan garis D% saling bersinggungan baik dari atas maupun bawah. Akan menghasilkan sebuah signal jual dan juga signal beli ketika persilangan terjadi di level 30 dan 80. Untuk itulah stochastic bisa memberikan signal cukup akurat sekitar 70% sangat akurat.

Contoh signal buy dengan indikator stochastic oscillator.

Saat anda menemukan persilangan garis stichastic oscillator di area atau level di bawah 30, situasi ini disebut oversold (jenuh jual). Jadi kemungkinan pembalikan harga sangat besar. Cobalah anda perhatikan contoh cara menganalisa menggunakan stochastic oscillor pada chart forex di bawah ini.

BACA :  Cara memulai trading forex tanpa modal sepeserpun

signal buy stochastics


Contoh signal sell menggunakan indikator stockastics oscillator.

setelah melihat contoh signal buy di atas, keadaan akan menjadi berbalik jika situasinya berbeda. Saat kedua garis stochastics oscillator melewati level 80 dan mengalami persilangan, itulah disebut overbought (jenuh beli). adi sudah bisa di simpulkan kalau harga akan berbalik turun. Analisa sell akan semakin akurat jika memang candle menyentuh garis resistance. Berikut ini adalah contoh signal sell yang di berikan oleh indikator stochastics oscillator:


signal sell stochastic oscillator


Kapan stochastic memberikan signal salah?

Sebuah indicator teknikal bisa saja memberikan sebuah perkiraan harga yang salah. Sekitar 30 % kesalahan bisa saja terjadi saat sentimen pasar berubah drastis dan harga berbalik tidak sesuai perhitungan. Seperti halnya pada saat berita penting di rilis. Sehingga menghindari dan berhenti trading saat rilis berita sangat penting. Jika memang kamu nggak memahami teknik fundamental analisis.

Bagaimana peranan stochastic oscillator pada market yang sedang trending?

Stochastic memang bukanlah indikator yang bisa mengidentifikasi trend. Tetapi jika di gunakan pada timeframe besar, bisa memberikan signal weak trend pada time frame kecil. Teknik ini sudah kami bahas pada strategi trading menggunakan sctochastic multi timeframe. Jadi dapat memberikan gambaran bagaimana hasil analisa stochastic dari trend kecil ke trend besar. Selain itu stochastic juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi pembalikan trend ataupun rangging market. Pembalikan trend biasa di sebut sebagai trend divergence.

Stochastic Divergence

Stochastic bisa digunakan untuk mengidentifikasi adanya kebingungan pada market yang pada akhirnya menimbulkan adanya perubahan trend. Kebingungan market bisa dilihat dengan menggunakan perbandingan tinggi harga di chart dengan tinggi analisa di stochastic. Secara mata telanjang sangat mudah kita temukan adanya signal stochastic divergence pada chart. Tetapi ingatlah bahwa signal divergence stochastik akan valid jika adanya crossing garis K% dan D% stochastic oscillator.

BACA :  10 Broker forex terpercaya dengan spread rendah

signal divergence menggunakan stochastik


Kesimpulannya

Jika kita memang menyimak materi belajar analisa forex menggunakan indikator stochastics oscillator diatas, pastinya kita perlu mempertimbangkan sebuah indikator simple seperti stochastic oscillator untuk tetap digunakan. Kita tidak perlu memburu custom indikator yang ampuh untuk scalping maupun untuk memperoleh profit yang banyak. Karena pada dasarnya indikator simple saja sudah cukup baik memberikan signal open posisi. Saat anda kebingungan dalam strategi scalping, mungkin panduan cara sukses dalam strategi scalping untuk profit konsisten bisa menjadi materi yang perlu dibaca. Materi tersebut sudah tersedia di tulisan pada website bisnis ini. Ingatlah keserakahan dalam trading bisa menyebabkan kekalahan yang besar. Jadi bijaklah menggunakan strategi forex trading serta money management.

Muat Lagi Dengan Sudiana
Muat Lagi Di trading forex
komentar ditutup