Memilih broker forex yang cocok untuk scalping tidaklah mudah. Banyak broker yang menolak atau melarang trader menggunakan strategi scalping. Saya akan membeberkan cara memilih broker forex terbaik untuk scalping agar lebih aman bermain forex. Cara ini sudah saya terapkan dan coba sendiri, pada akhirnya berhasil. Sampai sekarang strategi scaloing forex yang saya gunakan masih aman digunakan pada broker ini.

Hampir semua scalper pemula dan berpengalaman perlu menggunakan broker yang cocok. Perlu anda ketahui kalau broker terbaik belum tentu semuanya mengijinkan strategi scalping forex yang anda miliki. Situasi ini dapat mempengaruhi ruang lingkup anda dalam mencari uang di internet. Gairah seorang trader scalper memang sangat berbeda dengan tipe trader lainya. Potensi pendapatan dari forex yang tinggi memang sangat tergantung dari strategi scalping.

Seorang forex trader dengan strategi scalping memang harus memiliki akun pada salah satu broker. Broker akan memberikan trader akses ke server, platform perdagangan terpopuler, liquiditas, serta biaya yang rendah/spread yang rendah. Anda harus benar-benar memilih broker yang sesuai dengan strategi scalping anda. Broker ini biasanya sudah biasa merekrut trader baru dan mengijinkan strategi apapun yang tergolong wajar. Strategi scalping sebenarnya tergolong wajar, selama proses transaksi yang dilakukan manual.

Sebenarnya secara teknis, ada banyak sekali penawaran yang diberikan oleh broker forex. Sekarang tergantung dari company profil broker forex tersebut. Dari situlah dapat kita putuskan apakah cocok untuk strategi salping kita atau tidak. Ini merupakan salah satu cara memiluh broker forex terbaik untuk scalping. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini tips biar mendapatkan broker yang cocok untuk scalping.

Cara Memilih Broker forex terbaik untuk Scalping

Secara teknis, penawaran yang diberikan oleh broker sebagian besar itu memihak pada forex trader dengan strategi scalping. Kalaupun ada yang melarang menggunakan scalping paling ada satu atau dua broker saja. Karena itulah banyak broker terbaik yang harus kita pilih. Apakah broker itu cocok untuk scalping? Seberapa besar profit/keuntungan yang bisa kita dapatkan? Untuk menjawab itu semua, berikut saya berikan cara menentukan broker forex terbaik untuk scalping berikut.

1. Menganalisa dan membandingkan spread yang ditawarkan forex broker

Saat saya mulai belajar forex trading, satu hal yang saya fikirkan adalah komisi transaksi. Setiap transaksi yang dilakukan di dalam bermain forex trading secara tidak langsung sudah terkena komisi. Komisi ini berupa spread yang diberikan oleh broker.

BACA :  10 Broker forex terpercaya dengan spread rendah

spread forex broker


Sebagai seorang scalping trader tentu kita akan membuka banyak transaksi setiap harinya. Jika kita memilih broker dengan spread besar, pastilah kita akan membayar komisi yang besar kepada broker. Untuk itulah broker dengan spread lebar tidaklah cocok untuk strategi scalping. Untuk memaksimal keuntungan dan meminimal fee transaksi, memilih broker forex dengan spread tipis merupakan keputusan terbaik.

Cara memilih broker terbaik untuk scalping ini sangat cocok untuk trader scalping sejati. Karena tujuan dari strategi scalping adalah untuk mendapatkan profit dengan transaksi jangka pendek dan berulang kali. Tentunya strategi ini sangat jauh berbeda dengan strategi jangka panjang dan menengah seperti swing trading.

Karena trader dengan strategi scalping membuka dan menutup posisi selama market masih terbuka. Sehingga bisa disimpulkan biaya transaksi juga akan membengkak. Jadi diharapkan untuk membandingkan spread beberapa broker forex terpercaya yang menerima strategi scalping forex dan spread pair atau mata uang yang ingin kita perdagangkan.

2. Memilih broker tipe ECN dengan instan execution

Kecepatan dalam open dan close posisi merupakan cara memilih Broker forex terbaik untuk scalping yang patut anda pertimbangkan. Pergerakan harga yang cepat dengan eksekusi yang cepat dapat menjaga keuntungan anda tetap utuh. Seperti yang saya tahu, wktu eksekusi di bawah 3 detik akan menjaga keuntungan anda dalam bermain forex dengan strayegi scalping.

Saat kita menggunakan strategi scalping, tentu keuntungan yang kita dapatkan sangat kecil. Apabila eksekusi dalam membuka dan menutup posisi trading cukup lama, apalagi requote, tentu kita bisa kehilangan profit kita. Maka daripada itu, broker dengan tipe ECN merupakan broker terbaik untuk strategi scalping forex.

Akhir-akhir ini saya menemukan beberapa broker forex dengan spread rendah dan dengan instan execusion. Broker ini banyak digunakan oleh trader di indonesia karena spreadnya rendah dan execusinya sangat cepat. Broker forex tersebut adalah Broker octafx, dan Broker FBS. Dengan memilih broker tersebut, 2 poin sudah terpenuhi yaitu spread rendah dan eksekusi yang cepat.

BACA :  Cara trading menggunakan Hp Smartphone dan Komputer

3. Memilih platform perdagangan yang diberikan oleh forex broker merupakan kunci keberhasilan strategi scalping

Seorang tradrt scalper yang baik pastinya memerlukan dukungan dari sebuah platform perdagangan. Tujuan memilih platform perdagangan yang sesuai untuk scalping agar trader mendapatkan akses ke semua tool, indikator teknikal, serta dukungan untuk custom indikator.

Memilih platform forex terpopuler menjadi kunci kesuksesan dalam trading forex menggunakan strategi scalping. Untuk saat ini, metatrader 4 masih tergolong platform forex yang paling populer. Dukungan teknis yang diberikan cukup lengkap, serta fitur yang ditawarkan sangat flexible. Kita dapat dengan mudah menambahkan custom indikator, expert advisor, dan lainnya.

Saat ini, hampir semua broker forex menawarkan metatrader 4 sebagai platform perdagangan. Meskipun ada beberapa yang masih menawarkan platform perdagangan sendiri. Tetapi saran saya, jika anda seorang scalper yang memiliki strategi scalping menggunakan custom indikator, platform forex populer seperti metarader 4 adalah sebuah pilihan tepat.

4. Pilihlah Broker Forex terbaik dan professional

Inilah yang terpenting dalam memilih broker forex terbaik yang cocok untuk scalping. Broker forex professional merupakan broker yang memberikan dukungan penuh terhadap trader. Setiap masalah yang dialami oleh trader haruslah di tangani secara professional oleh broker forex.

Saat strategi scalping di gunakan untuk trading, broker professional merupakan pilihan terbaik. Kita semua tahu kalau open posisi yang sering dilakukan scalper pastilah menemukan kendala. Entah itu pada instan eksekusi, spread yang tidak wajar, open posisi yang requote, take profit atau stopp lost tertutup sendiri, dan banyak masalah yang sering dialamai dalam strategi trading scalping forex.

Dalam mencari uang lewat forex trading apalagi menggunakan strategi scalping. Dukukungan yang diberikan broker hanya berupa dukungan teknis. Untuk strategi scalping yang profitable dalam jangka panjang, itu ada di tangan anda. Anda dapat menerapkan strategi scalping menggunakan indikator moving average, stochastic oscilator, bollinger band, pola candlestick, dan banyak lagi yang lainnya.

5. Menganalisa leverage yang ditawarkan oleh broker

Sama halnya dengan kriteria broker untuk strategi lainnya. Menganalisa leverage yang ditawarkan broker adalah cara memilih Broker Forex terbaik untuk scalping karena leverage merupakan bagian penting dalam open posisi.

BACA :  Belajar strategi jitu trading forex di hp android, iphone, dan ipad

Setiap kali kita membuka posisi di forex trading, kita akan menggunakan margin yang tersedia. Semakin besar leverage yang kita gunakan, semakin kecil margin yang digunakan. Jadi potensi keuntungan dalam scalping juga semakin tinggi. Tetapi ketahuilah kalau leverage yang besar juga memiliki resiko yang tinggi.

Pada beberapa broker forex terdapat penawaran leverage yang berbeda. Untuk anda yang suka scalping, saya sarankan menggunakan leverage tidak lebih dari 1:500 karena sangat beresiko. Trader yang serakah pasti berniat memiliki leverage yang tinggi, tetapi itu sangat beresiko tinggi.

Teknik Scalping itu untuk trader, bukan untuk forex broker!

Selain menjadi mitra trader scalping, broker juga harus tetap membangun stabilitas antar trader, sebelum menyerahkan transaksi itu ke market secara langsung. Itulah sebabnya kenapa beberapa broker tidak menerima strategi scalping forex. Tetapi itu hanyalah alasan sepihak dari broker yang kurang professional. Teknologi saat ini yang semakin maju membuat alasan itu sudah tidak berdasar.

Teknologi platform trading, kecepatan server, dan kecepatan koneksi internet saat ini menjadi keuntungan bagi kedua belah pihak. Semakin banyak transaksi yang dilakukan semakin untung juga broker forex tersebut. Tetapi jangan hanya menyerah sampai disitu. Karena sebenarnya dengan strategi scalping kita juga bisa mendapatkan cashback yang banyak.

Pada broker FBS, saya menemukan fitur cashback yang akan mengembalikan biaya transaksi yang anda lakukan. Jadi sebenarnya strayegi scalping itu bukan untuk broker, tetapi itu untuk trader itu sendiri. Fitur cashback ini juga menjadi pertimbangan saat anda ingin memilih broker terbaik untuk scalping.

Itulah sebabnya, strategi scalping yang sukses tidak cukup untuk seorang scalper yang baik, tetapi juga membutuhkan broker terbaik yang inovatif dan berteknologi tinggi sebagai mitra trader scalper. Jika anda masih bingung menentukan broker scalping, cara memilih broker forex terbaik untuk scalping yang sudah saya jelaskan di atas bisa menjadi solusinya. Jadi anda memiliki kesempatan untuk memilih dan menemukan broker tipe no-dealing desk. Broker forex ini bisa menjadi solusi dari semua hal yang anda butuhkan.

Muat Lagi Dengan Sudiana
Muat Lagi Di trading forex
komentar ditutup