Dalam website bisnis ini tentu saya tidak akan berhenti memberikan materi tentang belajar forex untuk pemula. Kali ini saya akan membahas mengenai cara menggunakan moving average untuk keperluan analisa forex trading. Materi ini akan dimulai dari pembahasan mengenai apa itu indikator teknikal moving average, cara menambahkan moving average ke chart metatrader 4, serta cara menggunakan indikator teknikal moving average.

Tulisan ini aku hadirkan untuk memberikan sebuah pelajaran forex khususnya indikator teknikal moving average. Sudah lumayan banyak diulas mengenai strategi cara bermain forex menggunakan moving average, tetapi belum banyak yang tahu apa sih moving average? Lalu bagaimana cara menggunakan moving average yang baik sehingga mendapatkan signal trading forex yang akurat. Banyak trader yang menggunakan settingan moving average yang berbeda mungkin karena mereka belum mengetahui cara setting moving average yang benar.

Dalam kesempatan ini, aku bukan hanya akan membahas apa itu moving average, tetapi bagaimana cara setting moving average biar profit. Settingan moving average akurat dan baik akan memberikan analisa yang akurat. Tentunya juga analisa ini masih mengandalkan beberapa indikator teknikal lainnya seperti stochastic, CCI, maupun macd. Mungkin strategi ini sudah dijelaskan oleh pada strategi forex trading menggunakan 5 buah indikator moving average. Jika mau mencoba strategi dasar forex trading menggunakan moving average, ada baiknya anda lanjut membaca pengetahuan dasar moving average berikut.

Sekitar seminggu ini masih sibuk trading jadi nggak konsen buat sebuah artikel. Pas libur trading baru bisa bagi bagi pengetahuan. Kali ini aku mengajak trader pemula untuk ikut belajar forex mulai dari cara menggunakan Moving Average sebagai dasar dari analisa teknikal kita.

Moving average merupakan dasar dari analisa teknikal forex trading yang banyak digunakan trader profesional. Banyak yang mencari strategi trading forex ampuh untuk menghasilkan profit konsisten, tetapi mereka lupa bahwa moving average lah yang sangat ampuh menghasilkan profit jika kita tahu cara menggunakan dengan benar.

Mengenal indikator moving average

Sebelum lanjut ke tahap cara setting moving average akurat, ada baiknya kita kenal dulu apa itu moving average?, ada berapa jenis moving average?, serta fungsi indikator moving average. Hampir sama seperti pepatah bilang kalau tidak kenal maka tak sayang. mengenal cara menggunakan moving average harus dimulai dari dasar dulu. mendapatkan uang atau profit dari forex terlihat sangat mudah, tetapi jika kita terus pelajari, pasti kita tahu kalau semua itu butuh perjuangan.

BACA :  Belajar strategi trading saat nonfarm payroll

#Indikator Moving average itu apa ya ?

Banyak trader yang masih belajar forex trading belum mengetahui apa itu indikator moving average. Indikator moving average adalah indikator yang banyak dipakai trader professional dan juga trader di index saham. Moving average merupakan sebuah garis yang terbentuk berdasarkan histori harga sebelumnya. Bisa berdasarkan harga bulanan, mingguan, bahkan harian. Setiap settingan dan tipe moving average yang berbeda, akan memberikan signal yang beda pula. Karena itu perlu adanya setting moving average akurat untuk memperoleh hasil yang baik.

Semua indikator teknikal forex yang ada akan memberikan manfaat yang bagus tergantung bagaimana cara kita menggunakanya. begitu juga indikator moving average ini. Indikator forex moving average memang tergolong lagging forex indikator. Jadi indikator teknikal ini akan memberikan signal setelah terjadinya trend. Jadi kemungkinan indikator ini akan memberikan signal yang lambat tetapi cukup akurat.

Karena tergolong lagging, indikator moving average sangat jarang digunakan oleh trader. Padahal sifat lagging pada indikator teknikal akan memberikan analisa yang cukup akurat. Jadi sangat salah jika anda menganggap kalau moving average itu tidak baik digunakan untuk analisa teknikal. Padahal ini bisa menjadi bagian dari analisa terpenting dalam forex trading.

#Ada berapa jenis moving average ?

Secara umum, moving average itu ada dua yaitu ( SMA ) simple moving average dan ( EMA ) exponensial moving average. Keduanya memiliki fungsi dan kegunaan yang sama. Jika kita melihat settingan moving average di metatrader 4, kita juga menemukan tipe moving average yang lainya. Seperti smooth dan linner weight. Tetapi tipe MA ini sangat jarang dipakai. Kebanyakan trader menggunakan simple moving average dan exponensial moving average dengan settingan yang baik.

Lebih baik pakai EMA atau SMA?

Pertanyaan yang muncul sekarang adalah apakah EMA lebih Baik dari SMA? Sebenarnya antara exponensial moving average (EMA) dengan simple moving average (SMA) memiliki peranan yang sama. Tetapi exponensial moving average dapat memberikan signal forex entry lebih cepat jika dibandingkan dengan simple moving average. Karena itulah EMA banyak digunakan untuk entry posisi. Sedangkan SMA baik digunakan sebagai filter signal yang diberikan EMA.

BACA :  4 strategi forex trading dasar di metatrader

Jadi jika anda bilang EMA lebih baik dari SMA, anda sangat keliru. Karena pada kenyataannya, dalam analisa forex trading kedua tipe moving average ini memiliki peranan yang saling berhubungan. Ada kalanya penggunaan strategi scalping forex tidak hanya mengandalkan 2 tipe moving average ini saja, tetapi dapat juga dipadukan dengan indikator teknikal forex lainnya seperti stochastic, CCI, MACD, dan masih banyak yang lainnya. Signal yang dihasilkan juga pastinga sangat berbeda.

#Kegunaan dan fungsi moving average apa ya ?

Jika ditelusuri dari beberapa strategi yang di hasilkan, bisa di ambil kesimpulan bahwa moving average secara umum dipakai untuk mengidentifikasi sebuah trend. Jika harga bergerak di atas MA, maka trend pasar sedang Naik, atau Buy only. Sedangkan jika harga bergerak di bawah MA itu artinya trend sedang down atau trend sell.

Kebanyakan trader pemula melakukan buy dan sell padahal sedang trending. Inilah cara bermain forex scalping yang sangat beresiko. Dimana jika sedang terjadi strong trend, akan membuat kita floating terus menerus, karena harga nggak kunjung berbalik. Seperti contoh melakukan open posisi sell pada trend buy. Jika harganya terlanjur naik, open posisi sell nggak bakalan di cari sama harga. Meskipun pada saat itu stochastik, RSI, dan CCI sudah overbought ( jenuh beli ). Open posisi yang benar adalah melakukan open posisi Buy saat trend sedang naik dan stochastik, RSI, dan CCI sedang oversold ( jenuh jual ) resiko kerugian akan sangat kecil.

Cara menggunakan moving average

Dalam penggunaannya, moving average dapat digunakan dengan mudah. Kamu tinggal menambahkan moving average ke chart yang sedang aktif. Kemudian memilih tipe moving average yang kamu inginkan. Paling sering dipakai tipe Simple dan juga Exponential. Untuk periode sesuaikan dengan strategi trading yang akan anda gunakan dalam bermain forex trading.

Settingan moving average yang populer digunakan oleh trader professional, bank, dan yang lainnya adalah Exponensial Moving average periode 8, 21, dan 125. Settingan moving average ini dianggap sebagai skuen dari sifat angka Fibonancci. Karena periode moving average ini sudah mewakili data harga mingguan, bulanan, dan data harga forex semesteran. Settingan moving average akurat ini dapat diaplikasikan pada perdagangan forex trading maupun saham. Keakuratannya tergantung seberapa besar trend yang biasa terjadi pada pair/mata uang tersebut.

BACA :  Teknik dan cara mengurangi kerugian di forex trading

Sesuai dengan settingan di atas, indikator Exponensial moving average ( EMA) akan memberikan signal lagging seperti crosover dan juga cross candle. Moving average crosover dapat mengidentifikasi entry point untuk strategi scalping forex dan juga strategi swing forex. Untuk itulah kenapa indikator teknikal ini digunakan untuk analisa perubahan trend pada forex trading, saham, emas, dan yang lainnya. Cara paling mudah menganalisa menggunakan moving average adalah melalui crosover 2 buah atau lebih moving average dalam chart forex. Berikut ini contoh crossover moving average yang mengidentifikasi adanya perubahan trend.


contoh crossover EMA


Melihat contoh crossover di atas, bisa kita ambil kesimpulan kalau crossover ini akan terjadi apabila akan ada perubahan trend harga forex trading. Biasanya kita perlu menambahkan minimal 3 buah moving average dengan settingan akurat periode 8, 21 dan periode 125. Seperti pengalaman saya, moving average dengan settingan ini sangat ampuh dalam membaca trend atau entry poin. Cuma kelemahannya ada pada kuat atau tidak sebuah trend. Apabila terjadi crossover pada trend yang lemah, maka bisa saja analisa yang dihasilkan akan salah.

Kesimpulan:

Sampai disini apakah anda sudah mengerti cara menggunakan moving average yang baik dan benar? Ingatlah untuk selalu mengevaluasi dan belajar forex trading dari akun demo gratis dulu. Semua strategi yang belum matang, harap jangan digunakan pada kun riil. Hal itu dapat mempengaruhi profit anda di forex trading. Bagi yang ingin membuat akun demo, silahkan membaca panduan cara membuat akun demo forex trading. Kalau anda ingin bermain trading dengan modal kecil, dapat membaca cara bermain forex dengan modal kecil.  Jadi segitu dulu sedikit pengetahuan tentang moving average. Lain waktu akan saya tambah lagi pengetahuan tentang indikator teknikal forex trading lainya.

Muat Lagi Dengan Sudiana
Muat Lagi Di trading forex
komentar ditutup