Strategi trading forex follow trend sangat bagus jika dipadukan dengan strategi scalping. Tetapi strategi follow trend memiliki kelemahan yang bisa membuat kita loss ( Rugi ). Kelemahanya terletak pada perbalikan trend atau biasa diserbut Trend Reversal. Untuk menanggulangi hal tersebut, kita harus belajar cara mengidentifikasi perubahan Trend atau TrendReversal saat harga sedang trending maupun market sedang sideways. Sideways pada timeframe besar seperti D1, W1, M1. Bisa membentuk weak trend di H4 dan H1.

Dalam bisnis investasi forex trading, mengetahui cara bermain forex yang baik akan membawa ke hasil trading yang baik pula. Apabila kita belajar analisa forex, kita hendaknya belajar menganaisa trend dan perubahan trend, baru dipadukan dengan strayegi yang anda miliki. Trend memang merupakan analisa terpenting dalam forex yang disarankan oleh trader dunia. Dalam sebuah trend, ada dua buah trend trading yang biasanya terjadi yaitu weak Trend dan Strong trend.

Apakah itu Weak Trend dan Strong Trend

Weak trend merupakan sebuah trend pendek yang berdurasi antara 2 – 3 hari saja. Weak trend bisa diidentifikasi saat sideways market di timeframe besar. Sedangkan Strong trend adalah trend yang cukup panjang bisa berminggu minggu sampai berbulan bulan. Weak trend sangat menguntungkan untuk scalper dan sangat merugikan bagi para swing trader. Sedangkan strong trend bisa menguntungkan swing trader dan merugikan untuk para scalper yang melakukan sell saat strong uptrend. Coba perhatikan contoh strong uptrend di bawah.


contoh strong uptrend


Apabila kita seorang trader yang suka dengan strategi scalping forex, belajar strategi trading forex follow tren malah akan sangat menguntungkan. itulah alasanya kenapa trend menjadi analisa terpenting dalam forex trading. Tetapi ada kalanya strategi follow trend di hentikan saat terjadinya perubahan trend. Maka daripada itulah kenapa perlu waspada juga dengan adanya perubahan trend atau trend reversal.

Apakah yang dimaksud Sideways Market ?

Sideways merupakan sebuah pergerakan flat atau harga yang naik turun di rentang harga tertentu. Harga akan naik sampai resistant dan akan turun sampai support. Sideways market bisa terjadi 2 sampai 1 minggu tergantung situasi pasar. Sideways market sering disebut fase distribusi. Bagi para pengguna strategi scalping forex, situasi inj sangatlah menguntungkan karena tidak perlu berpatokan pada trend. Cobalah perhatikan contoh sideways market forex di bawah ini:


contoh sideways market forex trading


Saat kita memperhatikan sideways atau flat market forex trading di atas, kita akan dengan mudah mendapatkan keuntungan jika open posisi di support dan resistance. Tetapi tetap harus berhati-hati karena bisa saja terjadi trend baru weak ataupun strong trend. Cara mengidentifikasi pembentukan trend pada forex trading setelah sideways market cukup mudah. Tinggal melihat adanya break candle atau false breakout candle. Untuk strategi forex trading false break candle, sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya.

BACA :  5 cara membaca trend dalam trading forex

5 cara mengidentifikasi perubahan trend di Forex Trading atau Forex Trend Reversal

Bagaimana cara seorang swing trader meminimal kekalahan saat trend reversal dan mengidentifikasi perubahan trend harga lebih dini? indikator forex apa saja yang digunakan untuk mengidentifikasi perubahan trend atau trend reversal?

Dari beberapa pengalaman pahit yang saya alami di forex trading, saya selalu mencari solusi atau cara meminimal kerugian saat trading forex dan pada akhirnya strategi follow trend adalah jawabannya. Tetapi saat sebuah trend forex itu sangat lemah, disitulah saya mengalami kerugian. Sampai akhirnya muncul sebuah ide atau cara mengidentifikasi perubahan trend harga dan forex trend reversal. Saya menemukan 5 cara mengidentifikasi perbalikan trend di forex trading menggunakan 5 strategi dan 5 jenis indikator forex trading. Salah satu indikator yang umum digunakan seperti indikator moving average, bollinger band, pola candle, trendline, serta long shaddow candle. Berikut penjelasan strategi yang dapat mengidentifikasi trend reversal antara lain:

1. Identifikasi perubahan trend menggunakan strategi forex 5 indikator moving average

Cara mengidentifikasi perubahan trend yang umum digunakan adalah moving average. Apa itu moving average? Mungkin sudah saya jelaskan pada postingan sebelumnya. Seperti strategi trading forex menggunakan 5 moving average, kita dapat mengidentifikasi adanya perubahan trend yang akan terjadi. Secara bawaan, strategi ini sebenarnya cocok untuk strategi scalping forex trading. Tetapi juga dapat memberitahu adanya perubahan trend pasar forex.

Strategi forex menggunakan 5 moving average memang sangat akurat jika dibandingkan 2 moving average. Sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang strategi ini. Tetapi sedikit kesimpulan dari strategi 5 moving average ini yang akan saya berikan. Untuk lebih jelas bisa membaca artikel tersebut pada postingan saya sebelumnya.

Untuk 5 buah moving average yang digunakan adalah MA periode 200 dan 50 sangat ampuh untuk mengidentifikasi pembalikan harga saat strong trend maupun weak trend. Selain itu juga bisa digunakan untuk signal open posisi dan close posisi jika dipadukan dengan indikator lainnya. Berikut ini contoh perubahan trend yang terjadi menggunakan strategi 5 moving average.

BACA :  Cara trading forex menggunakan indikator MACD

contoh perubahan trend menggunakan 5 moving average


Cara mengidentifikasi trend cukup mudah dan simple. Kita tinggal melihat adanya persilangan 2 buah moving average 200 dan 50, kemudian memadukannya dengan 3 moving average lainnya. Dalam strategi 5 moving average, setiap persilangan moving average 200 dan 50 di identifikasi sebagai perubahan trend besar. Semwntara 3 moving average sebagai opsi untk open posisi dengan mengikuti persilangan yang terjadi dari 2 moving average di atas.

Jika moving average 50 memotong moving average 200 dari atas itu berarti trend sudah berbalik menjadi trend sell. Begitu juga sebaliknya, jika MA 50 memotong MA 200 dari bawah artinya trend berbalik jadi trend Buy. Jadi jika kita menggunakan strategi swing dan scalping, lakukan close posisi saat trend sudah berbalik.

2. Cara Mengidentifikasi perubahan trend menggunakan indikator bollinger band

Seperti yang terdapat pada metatrader 4, indikator bollinger band tergolong indikator trend. Tetapi banyak pula trader yang menggunakannya dalam strategi scalping. Sebenarnya indikator bollinger band dapat mengidentifikasi perubahan tren dengan mudah. Adanya 3 buah garis dinamis yang terdiri dari garis bawah sebagai support yang dinamis, garis atas sebagai resistance, dan garis tengah sebagai moving average sebagai indikasi awal adanya perubahan trend forex.

Untuk cara mengidentifikasi trendnya adalah dengan melihat harga yang melewati garis tengah bollinger band dan juga menembus garis atas atau bawah dengan kuat. Selain itu, sebelum terjadi perubahan trend biasanya garis atas dan bawah menyempit, kemudian akan mengembang setelah trend forex mulai berubah. Coba perhatikan contoh perubahan trend menggunakan indikator teknikal bollinger di bawah:


contoh perubahan trend dengan bollinger band


Dari contoh perubahan trend di atas, dapat kita simpulkan kalau sebelum terjadinya perubahan trend, bollinger band itu menyempit, kemudian candle menembus garis tengah, dan juga menembus garis atas indikator bollinger band. Kurang lebih begitulah cara menganalisa perubahan trend forex trading atau disebut forex trend reversal.

3. Melihat perubahan trend forex dengan menggunakan pola candle forex terbaru

Belajar cara trading forex menggunakan pola candle terbaru sangat perlu dilakukan oleh trader. Karena pola candle bisa memberikan kita signal perubahan trend forex lebih dini sebelum persilangan 2 buah indikator moving average. Apabila kita melihat sebuah pola candle reversal, lakukan penanganan lebih dini. Seperti close posisi. Trading forex menggunakan pola candle terbaru memang terkadang salah. Maka dari itu, perlu di padukan dengan strategi 5 moving average dan juga strategi bollinger band. Cara mengidentifikasi perubahan trend menggunakan polla candle bullish dan bearish.

BACA :  Strategi trading forex menggunakan false break candle

Ada beberapa pola candle reversal secara umum terjadi pada market seperti pola candle doji, raising star, pinbar, dan lainya. Untuk belajar pola candle terbaru, silahkan lanjut membaca artikel mengenai pola candle terbaru 2016.

4. Menganalisa perubahan trend menggunakan garis trend atau trendline.

Seperti namanya, trendline dapat kita gunakan untuk mengidentifikasi adanya perubahan trend forex trading. Trendline bisa kita dapatkan dengan mudah di metatrader 4 karena indikator ini cukup populer di kalangan trader. Sistem identifikasi trend dapat menggunakan 1 atau dua trendline. Apabila sedang weak/sideways, kita dapat menggunakan 2 trendline yanh berfungsi sebagai garis support dan resistance. Tetapi jika strong trend, cukup memakai 1 trendline saja. Contoh cara mengidentifikasi perubahan trend menggunakan trendline di forex trading sebagai berikut:


contoh trendline untuk identifikasi trend reversal


Indikator trendline dalam mengidentifikasi perubahan trend biasanya menggunakan strategi breackout candle. Saat sebuah candle (full body) menembus trendline, sudah dipastikan kalau trend tersebut akan reversal. Berikut ini contoh adanya breakout candle sebelum terbentuknya trend baru.

5. Melihat perubahan sebuah trend lewat long shadow candle.

Long shaddow candle memang jarang diketahui dan diamati oleh trader pemula. Saat sebuah candle panjang direject oleh kekuatan yang besar sehingga membentuk shadow yang panjang. Itulah cara mengidentifikasi perubahan trend pada forex trading. Memang sih strategi long shaddow candle bisa saja salah alias hanya memberikan signal perbalikan harga sesaat (rebound), tetapi jika dipadukan dengan strategi lainnya sangat bermanfaat. Berikut ini contoh long shaddow candle yang mengidentifikasi perubahan trend pada forex trading antara lain:


long shadow candle yang memberikan signal perubahan trend


Jika ingin sukses di forex trading, rajin rajinlah mengevaluasi teknik trading forex yanh kita miliki. Karena semakin lama teknik trading itu kita pakai, semakin ketemu kelemahanya. Selain itu juga saya sarankan untuk memilih satu strategi forex trading yang cocok untuk anda dan terus mendalami strategi tersebut.

Itulah sedikit tips yang saya temukan tentang bagaimana cara mengidentifikasi perubahan trend di forex trading atau biasa disebut Forex Trend Reversal. Belajar forex kelihatanya sangat mudah, tetapi sebenarnya semakin dipelajari, forex akan semakin sulit. Apalagi pergerakan market sangat dinamis. Itulah sebabnya kenapa banyak pemain forex berjatuhan. Karena pada mulanya mereka mengira cara mendapatkan profit di forex sangat mudah.

Muat Lagi Dengan Sudiana
Muat Lagi Di trading forex
komentar ditutup