Mungkin anda beranggapan kalau investasi itu memerlukan modal yang besar. Tetapi sejatinya kita bisa investasi saham dengan modal kecil. Ya benar, investasi saham modal 100 ribu itu mungkin. Disini kami akan menjelaskan bagaimana cara investasi pakai modal minim. Jika ada kemauan anda-pun dapat memulai bisnis investasi di saham mulai saat ini. Jika belum mengetahui bagaimana cara memulainya, dapat membaca penjelasan kami sebelumnya.

Apabila ingin terjun pada sebuah bisnis, anda harus mengetahui secara pasti bisnis apa yang akan Anda jalani dan mempelajari seluk beluk bisnis tersebut. Apalagi jika bisnis tersebut adalah sebuah investasi saham, tentu perlu kehati-hatian dalam memulai dan melakukannya agar memperoleh keuntungan yang besar. Sangat berbeda dengan investasi sejenis deposito, tentu memiliki resiko kecil. Jika di saham, ada namanya investasi Reksa dana saham yang resikonya cukup tinggi tetapi cocok untuk investasi jangka panjang.

Apa itu Investasi Reksadana Saham?

Sesuai dengan UU pasar modal no.8 th 1995 pasal.1 ayat 27, disana dijelaskan bahwa Investasi reksadana saham adalah sebuah tempat sebuah wadah yang digunakan untuk menghimpun atau mengumpulkan dana investasi para pemodal saham, selanjutnya kumpulan modal ini dikelola oleh seorang manager untuk digunakan dalam saham. Itu merupakan kutipan dari Wikipedia.

Dari pengertian di atas, tentu dapat kita temukan beberapa faktor penting dalam mengertikan apa itu reskadana saham sebenarnya.

  1. Reksadana adalah kumpulan beberapa dana yang bersumber dari beberapa owner menjadi satu. Owner ini merupakan seorang investor yang menanamkan modalnya pada Reksadana,
  2. Dana tersebut diinvestasikan dan sudah mengetahui dampak yang akan terjadi dengan investasi di saham,
  3. Dana yang terkumpul tersebut dikelola oleh seorang manager investasi yang ahli di bidangnya,
  4. Dana dari Reksadana dikelola dalam jangka waktu menengah dan jangka panjang.

Dari empat faktor tersebut, dapat disimpulkan kalau Reksadana adalah sebuah tempat kita menyimpan investasi dan menyerahkan investasi dana tersebut sepenuhnya kepada seorang manager investasi saham. Selain itu Reksadana sangat cocok digunakan untuk investasi saham jangka panjang maupun jangka menengah minimal 5 tahun. Apabila anda ingin investasi jangka pendek, Reksadana bukan pilihan yang tepat.

Resiko Investasi Reksdana meskipun modalnya hanya 100 ribu

Reksadana saham memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi, jadi sangat disarankan untuk belajar mendalami apa itu Reksadana secara mendetail. Kecenderungan akan resiko kehilangan dana investasi dalam saham membuat orang enggan untuk berinvestasi. Itulah alasan mendasar kenapa banyak investor pemula tidak mau masuk ke dunia investasi. Sedangkan sebagian orang yang sudah mengerti perbandingan resiko dengan pendapatan di saham, berlomba-lomba untuk menanamkan modalnya di Reksadana meskipun dengan modal kecil atau minimal 100 ribu.

BACA :  Istilah-istilah keuangan di Investasi Reksadana

Tingkat resiko sebanding dengan return atau keuntungan. Imbalan yang sepadan di investasi Reksadana saham sangat berbeda dengan reksa dana lainnya. Ini tentu membuat Reksadana saham cukup menggiurkan dan menarik para investor.

Bagi anda yang masih menganggap bisnis investasi di saham itu baru, tidak usah takut dengan resiko kehilangan semua dana karena kesalahan prediksi. Ketakutan ini dapat di atasi oleh Reksadana saham. Ini merupakan kemudahan sekaligus keuntungan anda di investasi saham meskipun modal anda 100 ribu. Anggap saja investasi modal kecil ini sebagai tabungan saham yang semakin membesar setiap bulannya.

Sebenarnya jika anda benar-benar serius di Reksadana saham, meskipun modal anda kecil, tetapi 100 ribu sudah cukup untuk mengawali bisnis investasi ini. Memang perlu waktu yang cukup lama agar keuntungan anda menjadi besar. Jika kita menyetorkan 100.000 setiap bulannya, tentu semakin lama semakin besar pula return dari investasi tabungan saham anda. Kita tidak perlu khawatir akan rugi, karena semua tinggal kita serahkan ke manager investasi.

Apa itu manager investasi Reksadana saham


manager investasi saham reksadana


Manager investasi adalah seseorang yang ahli di bidang saham yang akan mengelola investasi Reksadana kita meskipun modalnya kecil. Seperti sudah kami jelaskan walaupun investasi kita kecil sebesar 100 ribu, namun bukan dana kita saja yang akan dikelola, tetapi dana seluruh investor yang menaruh uangnya di Reksadana. Anda tidak perlu pintar dalam dunia investasi saham, cukup mengerti dan mengetahui resiko dan keuntungan (risk and return) dalam berinvestasi saham.

Itulah fungsinya sebuah manager investasi dalam Reksadana. Kebebasan ada di tangan investor seperti anda. Manager ini dipekerjakan oleh investor, apabila kinerja manager kurang bagus, anda dengan mudah dapat mengganti manager tersebut dengan manager lainnya. Seperti itulah dorongan berinvestasi saham di Indonesia. Dengan kemudahan penyetoran modal yang kecil minimal 100 ribu, anda sudah memiliki kebebasan untuk menentukan manager investasi.

Apabila memang ingin bermain saham sendiri dan tidak memilih manager investasi, Reksadana bukan tempat yang tepat. Anda harus mendaftar ke Securitas dan menyetorkan dana minimal 5-8 juta agar dapat bermain investasi sendiri. Jika ingin bermain saham langsung di BEI, itu memerlukan dana yang cukup besar, serta pengalaman dan keahlian dalam bermain saham sangat diperlukan. Kalau ingin investasi kecil, ya Reksadana pilihan yang tepat. Lalu bagaimana sistem kerja Reksadana.

BACA :  Perbedaan Saham dengan Trading Forex

Investasi saham modal 100 Ribu, pelajari sistem kerja Reksadana saham

Beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang investasi saham modal 100 ribu adalah modalnya kecil, mudah, dan nyaman. Modalnya hanya minimal 100 ribu saja, dana yang disetorkan di Reksadana akan di atur oleh manager investasi, jadi tidak ribet untuk belajar cara investasi saham. Dengan modal ratusan ribu rupiah juga kita sudah dapat memulai pengenalan tentang berinvestasi saham, dan mengerti bagaimana sistem kerja Reksadana saham.

Meski cara investasi di Reksadana sangat mudah, kita tetap harus mempelajari sistem kerja investasi saham. Sehingga kita dapat mengetahui strategi investasi saham yang sesungguhnya. Memang memerlukan waktu yang cukup lama agar anda mengerti tentang investasi saham. Untuk itulah perlu mengawalinya dari Reksadana saham. Tujuannya agar anda dapat mengefisien dan mengatur dana investasi anda, jika hendak mendaftar di Reksadana.

Untuk pendatang baru atau pemula di bisnis investasi saham Reksadana, wajib mengerti 3 hal dasar sebelum berinvestasi di Reksadana meskipun hanya dengan modal kecil setidaknya 100 ribuan saja. 3 hal penting ini antara lain:

1. Membandingkan prospek

Apabila anda tertarik sebagain atau sepenuhnya dengan prospektus, anda perlu membandingkan dengan teliti prospektus tersebut. Prospektus adalah dokumen-dokumen yang memuat tentang data perkembagan industri atau perusahaan. Di dalam prospektus juga tertuang penawaran tentang penjualan saham industri/perusahaan tersebut.

2. Performa Reksadana

Yang terpenting kedua adalah performa sebuah Reksadana di pasar saham. Perhatikan apakah performanya berubah di periode berikutnya atau tidak. Selain itu anda harus cermat dalam melihat kinerja performa di pasar index saham. Catatan performa memuat indikator pergerakan setiap industri di bursa efek Indonesia (BEI).

3. Pergerakan ekonomi

Memprediksi pergerakan ekonomi untuk masa mendatang merupakan sesuatu yang sulit dilakukan. Mungkin anda perlu mengumpulkan banyak aspek sehingga dapat memprediksi gerakan ekonomi selanjutnya. Diperlukan ketelitian dan kejelian melihat informasi yang masuk tentang sebuah industri.

Keuntungan investasi modal kecil di Reksadana


keuntungan investasi modal kecil reksadana


Fluktuasi harga di bursa efek membuat investasi Reksadana ini sangat dianjurkan untuk pemula di investasi saham. Reksadana sangat menguntungkan meskipun dengan modal 100 ribu karena investasi ini bersifat jangka panjang. Jangka waktu investasi saham Reksadana paling tidak 5 sampai 10 tahun lamanya.

BACA :  Perbedaan Bitcoin dan Blockchain dalam dunia Bisnis dan Investasi

Sebagai awal pembelajaran untuk pemula, Reksadana akan menolong investor pemula jika ingin tahu mekanisme investasi saham. Reksadana bisa menjadi awal jika anda ingin bermain sendiri di saham tanpa bantuan manager investasi. Untuk mengetahui secara detail bagaimana keuntungan investasi Reksadana ini,ada baiknya mencermati simulasinya.

Simulasi investasi di Reksadana saham

Jika tadi kita berbicara tentang teori kata kata, sekarang mari kita hitung-hitungan, berapa sih keuntungan jika investasi di Reksadana?

Sebenarnya prinsip keuntungannya cukup simpel, hampir sama seperti cara main forex. Pada saat harga saham itu turun, kita lakukan pembelian. Jika saham tersebut naik, kita lakukan penjualan. Agar lebih jelas dengan ilustrasi di atas, mari kita perjelas lagi dengan contohnya.

Saat melakukan analisa teknikal saham, kita memperkirakan harga saham PT. Untung akan naik. Maka kita membeli saham sebanyak 1000 lembar. Harga setiap lembar adalah Rp. 2.000. sehingga kita membeli saham PT. Untung dengan harga 2 juta rupiah.

Saat menunggu beberapa waktu, saham harga saham PT. Untung naik menjadi Rp. 3000 setiap lembarnya. Jadi rumus perhitungan keuntungan saham seperti ini.

  • Harga jual saham – harga beli saham = keuntungan
  • 1000×3000 – 1000×2000 = 1.000.000
  • Jadi kita sudah untung 1 juta rupiah.

Hasil keuntungan tersebut merupakan keuntungan kotor. Masih ada potongan transaksi apabila investasi di Reksadana. Beberapa potongan yang mungkin ada di Reksadana adalah:

  • Switching fee adalah baiat pengalihan atas unit saham yang dibeli.
  • Redemption fee adalah biaya penjualan kembali atas unit saham yang dibeli
  • Subacription fee adalah biaya pembayaran terhadap pembelian sebuah unit investasi saham

Contoh di atas hanyalah ilustrasi mudah dalam investasi Reksadana. Apabila investasi kecil atau sama dengan 100 ribu saja di Reksadana, tentu hal di atas tidak akan dapat dilakukan sendiri. Hanya manager investasi yang dapat melakukan itu. Selain itu, prediksi harga saham yang naik malah bisa jadi turun. Karena itulah sangat disarankan berinvestasi Reksadana dalam jangka waktu panjang. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi harga saham. Bisa faktor ekonomi, politik, dll. Karena itu harga bisa bergerak naik dan turun dengan cepat.

Load More By Dika
Load More In investasi
Comments are closed.