Investasi memang mendatangkan minat para calon investor karena dapat menumbuhkan uang dengan mudah. Salah satu jenis investasi yang umum di pilih oleh warga Indonesia adalah Reksadana. Apakah kalian tahu apa itu Reksadana? Lalu apa saja jenis investasi Reksadana?.kalau dilihat dari antusias para investor pemula. Pastilah investasi Reksadana mendatangkan keuntungan yang banyak. Karena itu disini akan kami bahas pengertian, jenis, keuntungan dan resiko Reksadana. Tujuan utamanya adalah memberikan pengetahuan dasar investasi Reksadana.

Memang pernah kami memberikan cara investasi dengan modal kecil 100 ribu rupiah, itulah tipe investasi Reksadana. Melalui investasi murah Reksadana, investor dapat melakukan diversifikasi investasi untuk meminimalisir resiko investasi.

Pengertian apa itu Reksadana?


pengertian reksadana


Reksadana adalah salah satu alternatif investasi yang diperuntukan untuk investor dengan modal kecil. Selain itu investasi Reksadana juga dapat dikatakan sebagai investasi mudah dan murah karena tidak memerlukan banyak waktu. Investor Reksadana tidak perlu menghitung resiko dan keuntungan yang akan didapatkan. Cukup melakukan pembelian produk Reksadana, lalu tinggal menunggu sampai batas waktu yang diberikan, biasanya 1 tahun.

Reksadana dibuat untuk memfasilitasi sebuah investasi dengan dana kecil. Dana tersebut akan dihimpun atau dikumpulkan terlebih dahulu kemudian di atur oleh manager investasi. Reksadana sangat cocok untuk investor yang memiliki sedikit modal dan juga tidak memiliki skill atau kemampuan di bidang investasi.

Reksadana merupakan sebuah cara meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi. Dengan Reksadana kedudukan pemodal lokal di pasar modal Indonesia akan meningkat.

Proses singkat pembelian investasi reksadana

Sebelum membeli Reksadana, calon investor wajib menunjuk atau memilih salah satu perusahaan Reksadana sebagai partner investasi. Pastikan perusahaan itu terdaftar di OJK.

Saat seorang investor melakukan pembelian di Reksadana, dana tersebut akan dihimpun dan dikumpulkan untuk selanjutnya dikelola oleh manager investasi.

Dalam pengelolaan dana di Reksadana, seorang manager investasi bertugas mengelola dana yang terkumpul. Dana uang terkumpul ini bisa bersumber dari beberapa investor Reksadana. Hasil pengembangan dana tersebut akan kembali dinikmati oleh para investor.

Jenis-jenis Reksadana

Seperti yang kami ketahui, secara umum Reksadana dibagi menjadi beberapa jenis. Kalau kami menemukan ada 4 jenis Reksadana seperti Pasar Uang, Saham, Pendapatan Tetap, serta Campuran. Untuk lebih jelasnya, berikut pemaparan dari 4 jenis Reksadana tersebut.

1. Jenis Reksadana pasar uang atau biasa disebut “Money Market Fund”

Reksadana pasar uang adalah jenis Reksadana yang melakukan investasi pada pasar uang atau forex market. Kalau anda memang berminat dengan pasar uang atau forex tetapi tidak mau resiko tinggi, lebih baik memilih Reksadana jenis ini karena cukup aman asal memilih manager investasi yang handal.

BACA :  Temukan cara baru membeli bitcoin di indonesia

Bentuk investasi dari jenis Reksadana ini secara umum bisa berupa time deposito atau berjangka, sertifikat deposito, pesan berharga pasar uang, sertifikat Bank Indonesia dan juga jenis instrumen lainnya di pasar mata uang.

Tujuan adanya Reksadana pasar uang adalah untuk melindungi likuiditas dan juga memelihara permodalan. Resiko dari investasi jenis Reksadana ini relatif cukup kecil jika dibandingkan jenis Reksadana lainnya.

2. Reksadana Saham atau “Equity Fund”

Reksadana saham adalah jenis dari Reksadana yang melakukan investasi pada saham paling tidak 80% dari aktivanya. Jadi pada jenis Reksadana ini, tidak semua modal yang dikelola akan digunakan untuk investasi, hanya dipakai sebagain untuk meminimalisir resiko.

Tujuan adanya jenis Reksadana ini adalah agar dapat mengembangkan harga saham ataupun unit industri dalam jangka panjang. Jika melihat resiko investasinya, Reksadana saham termasuk yang tertinggi jika dibanding pasar uang. Karena itu, harap berfikir terlebih dahulu sebelum berinvestasi di Reksadana saham.

3. Reksadana pendapatan tetap atau biasa disebut “Reksadana Fixed Fund”

Meskipun terlihat aman karena menawarkan pendapatan tetap. Reksadana fixed fund memiliki tingkat resiko yang tinggi. Reksadana ini merupakan jenis Reksadana yang menginvestasikan setidaknya 80% dari aktivanya ke dalam wujud hutang ataupun obligasi.

Tujuan dari Reksadana pendapatan tetap adalah untuk menciptakan pendapatan normal setiap tahunya. Jadi investor dapat menikmati tingkat pengembalian tetap sehingga disebut Reksadana pendapatan tetap.

4. Reksadana campuran atau dengan kata lain “Balance Mutual Fund”

Reksadana campuran adalah jenis Reksadana yang melakukan pengalokasian dana investasi pada protofolia yang beranekaragam. Instrumen investasi yang diambil oleh manager investasi bisa saham, mungkin juga dikombinasikan dengan obligasi dan yang lainnya.

Reksadana campuran bertujuan untuk menumbuhkan harga dan juga mendapatkan pemasukan. Jika dilihat dari tingkat resiko investasinya, Reksadana ini memiliki resiko moderat. Tetapi tingkat pengembalian yang ditawarkan cukup tinggi dibandingkan Reksadana pendapatan tetap. Reksadana ini lebih disarankan bagi anda pemilik dana besar tetapi masih memiliki cadangan investasi pada instrumen lainnya atau tipe investasi lainnya.

Keuntungan melakukan investasi di Reksadana

Investasi memang dapat membuat anda mengembangkan uang tetapi tidak dapat membuat Anda cepat kaya raya di usia muda. Karena sebenarnya tujuan investasi bukanlah untuk menjadi kaya. Seperti halnya investasi Reksadana, tujuan utamanya adalah kebebasan finansial di waktu mendatang. Jadinya kita dapat memilih investasi jika ingin kebutuhan anda di waktu mendatang terpenuhi dengan baik.

BACA :  Kesalahan investasi Reksadana oleh investor pemula

Selain itu, investasi Reksadana diciptakan dengan tujuan mendatangkan berbagai macam kesempatan untuk mendapat keuntungan. Investor Reksadana dapat dengan mudah melakukan diversifikasi investasi tanpa harus mengeluarkan banyak uang karena investasi Reksadana dapat dimulai dalam modal kecil minimal 100 ribu rupiah, bahkan ada yang cuma 10 ribu rupiah.

Seperti contoh Reksadana yang coba kami beli menggunakan bonus registrasi di Invisee. Kami dapat membeli Reksadana dengan harga hanya 10 ribu rupiah. Jadi sekarang Reksadana sudah semakin murah. Karena ini termasuk program pemerintah untuk menumbuhkan perekonomian di Indonesia.

Dari investasi dana kecil seperti contoh di atas, dana dari investor lain juga akan dikumpulkan menjadi jumlah besar. Kemudian manajer investasi dapat melakukan diversifikasi pada produk investasi di pasar saham, pasar mata uang, obligasi, dll.

Kalau disimpulkan bahwa apa itu Reksadana berdasarkan keuntungannya adalah untuk mengumpulkan investasi dana kecil menjadi dana yang besar sehingga dapat di kelola oleh manager investasi pada pasar saham, obligasi, deposito, maupun uang lainnya. Kebijakan ini ditentukan oleh setiap jenis Reksadana yang dikelola manager investasi.

Tujuan investasi Reksadana

Kalau kita tarik lagi dari pengertian Reksadana, bisa kita ambil kesimpulan tentang tujuan Reksadana yaitu menumbuhkan pasar modal di Indonesia, menanamkan pengetahuan investasi sejak dini, menawarkan investasi murah dengan modal kecil, dan juga memberikan kesempatan kepada investor awam untuk merasakan manisnya keuntungan investasi di pasar modal Indonesia.

Seperti pada investasi di pasar saham, investor awam atau pemula perlu memilih saham apa yang terbaik dan menguntungkan. Ini bukanlah hal mudah, perlu pengetahuan mendalam mengenai apa itu saham, dan bagaimana cara mendapatkan keuntungan. Inilah tujuan utama investasi reksadana, karena tidak semua investor memiliki keahlian di bidang itu.

Melalui investasi Reksadana, investor pemula dan investor yang awam di bidang investasi saham tidak perlu repot melakukan analisa dan juga memantau kinerja investasi yang dilakukannya. Hal tersebut sudah di handle oleh manager investasi Reksadana handal. Manager investasi ini sudah berpengalaman di bidang pengelolaan dana investasi.

BACA :  Broker forex Indonesia terbaik, aman trading dana besar

Resiko Investasi Reksadana

Apakah kalian tahu kalau Reksadana merupakan sebuah bisnis investasi yang sama seperti jenis investasi lainnya. Setiap wadah investasi di samping mendatangkan keuntungan juga pasti memiliki resiko. Reksadana juga seperti itu, ada keuntungan dan juga ada resiko investasi Reksadana yang harus anda ketahui.

Beberapa resiko Reksadana yang harus di ketahui oleh investor pemula seperti resiko yang dipengaruhi oleh harga saham yang turun, obligasi turun, nilai unit penyerahan berkurang, atau juga pesan berharga lainnya yang masuk ke portofolio Reksadana.

Resiko ini sebenarnya dapat diminimalisir oleh manager investasi Reksadana yang sudah berpengalaman melalui diversifikasi. Hal yang sulit ditangani oleh manager investasi adalah resiko likuiditas yang merupakan proses penjualan kembali atau redemption atas unit yang dimiliki oleh investor.

Resiko yang mungkin terjadi adalah ketika anda tidak menghindari kesalahan umum yang dilakukan oleh investor pemula. Itu juga menjadi resiko yang harus anda pertimbangkan saat ingin memulai investasi di reksadana.

Kesimpulan

Beberapa kesimpulan singkat padat dan jelas dari penjabaran di atas antara lain:

1. Apa itu Reksadana

Reksadana adalah salah satu jenis investasi yang diperuntukan bagi investor dengan modal kecil. Reksadana juga merupakan investasi yang mudah dilakukan karena tidak memerlukan waktu untuk belajar menganalisa saham, obligasi, dll. Reksadana juga bisa disebut investasi murah karena dapat dimulai dengan modal kecil mulai dari 10 ribu rupiah.

2. Jenis Reksadana

Berdasarkan pengalaman kami, ditemukan ada 4 jenis Reksadana dengan tingkat resiko yang berbeda antara lain:

  • Reksadana pasar uang (Money Market Fund)
  • Reksadana saham (Equity Fund)
  • Reksadana pendapatan tetap (Fixed fund)
  • Reksadana campuran (Balance Mutual Fund)

3. Keuntungan Reksadana

Keuntungan yang di dapatkan melalui investasi Reksadana adalah investasi dapat dilakukan dengan mudah, keuntungan datang tanpa perlu belajar investasi saham, obligasi, dan yang lainnya, tidak repot untuk memantau perkembangan keuntungan karena semuanya sudah di handle oleh manager investasi.

4. Resiko Reksadana

Resiko dalam investasi Reksadana cukup beragam. Ada jenis Reksadana yang memiliki resiko rendah dan ada juga yang tinggi sampai moderate. Pastinya setiap investasi pasti mendatangkan keuntungan disamping menanggung resiko.

Resiko yang mungkin terjadi seperti penurunan nilai saham, obligasi, nilai unit penyerahan berkurang. Resiko itu dapat ditangani manager investasi Reksadana melalui diversifikasi.

Load More By Sudiana
Load More In investasi
Comments are closed.