Saat pekerjaan sudah ada, pemasukan sudah mencukupi, saatnya memikirkan investasi jangka panjang. Jenis investasi memang banyak, tetapi tentu akan bingung memilih mana yang terbaik jika tidak mengetahui definisi salah satu jenis investasi. Untuk para investor yang ingin investasi di obligasi, mungkin akan kebingungan pengertian apa itu obligasi, apa saja jenis obligasi, serta kekurangan dan kelebihan investasi ini. Obligasi adalah sebuah surat hutang penerbit obligasi kepada pemegang obligasi. Bisa juga disebut sebagai bentuk dari pinjaman yang dilakukan oleh pemegang obligasi kepada penerbit obligasi.

Dalam memulai bisnis memerlukan adanya pengetahuan tentang bisnis tersebut. Begitu juga investasi obligasi, pelajari dulu obligasi seperti apa dan kayak gimana, baru terjun ke dunia bisnis obligasi.

Dengan memiliki pekerjaan yang mapan dan pendapatan yang banyak, belum menjamin kesejahteraan anda di masa depan. Untuk itu ayo kita coba investasi di saham, obligasi, deposito, atau jenis investasi yang lainnya. Rencana perkawinan, pembelian KPR, kendaraan, tabungan masa depan akan terpenuhi dengan adanya investasi. Tidak luput juga atensi kita terhadap investasi meskipun finansial kita sudah cukup mapan. Lalu opsi dan jenis investasi apa yang akan anda pilih untuk tahun 2019 ini?

Dari sekian banyak jenis investasi yang ada, ada 6 opsi investasi yang dapat anda pilih. Ke-6 investasi ini merupakan investasi terbaik di tahun ini. Investasi tersebut seperti saham, obligasi, deposito, forex, bitcoin, dan properti atau real estate. Dari 6 investasi tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya. Karena itu, perlu mempelajari satu-persatu jenis investasi dengan seksama.

Khusus disini kami akan membahas salah satu investasi menguntungkan di tahun ini yaitu obligasi. Anda akan kami suguhkan pengertian apa itu obligasi lengkap dengan jenis obligasi, dan juga disertai kelebihan dan kekurangan obligasi. Obligasi memang sangat menarik minat para investor. Buktinya terjadi kenaikan investor yang membeli obligasi di Indonesia. Sejak diluncurkannya ORI, sampai data tahun 2015, tingkat investor mencapai 214 ribu. Peningkatan investor seperti itu menandakan adanya minat yang tinggi terhadap investasi obligasi. Jadi jangan sampai anda ketinggalan momen untuk investasi.

Seberapa menarikah obligasi sampai investor meningkat dengan cepat? Apakah yang membuat investasi ini menarik, kenapa investor mau berinvestasi di obligasi untuk mendapatkan untung? Tentu ini akan terjawab dengan sederetan penjelasan yang sudah kami siapkan.

Pengertian apa Itu Obligasi

Obligasi adalah surat hutang penerbit obligasi kepada pemegang obligasi. Secara lebih jelas, obligasi berarti sebuah hutang yang dimiliki oleh pihak penerbit obligasi kepada pemegang obligasi. Penerbit obligasi adalah pijat berhutang dan pemegang obligasi adalah pihak yang berpiutang dengan penerbit. Di dalam sebuah obligasi tertera jatuh tempo pembayaran hutang beserta dengan bunga hutangnya. Pembayaran hutang ini menjadi sebuah kewajiban penerbit kepada pemegang obligasi. Untuk jangka waktu obligasi yang sudah berlaku di Indonesia yaitu 1-10 tahun. Itulah penjelasan atau pengertian tentang apa itu obligasi di Indonesia.

BACA :  Cara memulai Investasi Reksadana untuk pemula

Jenis Investasi ini di latar belakangi oleh sebuah usaha penghimpunan dana dari orang lain yang digunakan sebagai sumber pendanaan sebuah usaha. Kalau dipandang dari sisi bisnis, obligasi adalah suatu cara pemanfaatan dana fresh dari investor untuk berjalannya sebuah usaha. Sedangkan obligasi pemerintah adalah sumber pendanaan yang digunakan untuk membiayai sebagian defisit anggaran belanja APBN.

Obligasi dan saham memiliki persamaan yaitu dapat di perjual-belikan. Tetapi cara pembeliannya berbeda. Jika ingin membeli saham tinggal membelinya di bursa efek Indonesia. Kalau obligasi di beli tidak lewat Bursa, melainkan dari penerbit obligasi yang setuju melakukan jual beli dengan pembeli dalam hal ini disebut investor. Untuk obligasi pemerintah, investor dapat membeli obligasi lewat agen penjual resmi. Pada umumnya agen penjual yang ditunjuk adalah bank dan perusahaan sekuritas.

Jenis- Jenis Obligasi


jenis obligasi


Setelah mengetahui apa itu obligasi, tentu kita harus tahu juga jenis obligasi apa saja. Obligasi memiliki banyak jenis berdasarkan tolak ukur yang digunakan. Ada 10 tolak ukur jenis obligasi seperti siapa penerbitnya, sistem pembayaran kupon atau bunga, hak penukaran, jaminan, nilai nominal obligasi, perhitungan imbalan, jangka waktu kontrak, bentuk obligasinya, serta sifat obligasi yang dapat di ganti menjadi saham.

Berdasarkan penerbit obligasi, terdapat 3 jenis obligasi yang perlu kamu ketahui jika berminat menanamkan modal di obligasi. Ke-3 jenis obligasi ini, salah satunya cukup aman dan menguntungkan untuk calon investor. Adapun jenis obligasi berdasarkan penerbit obligasi antara lain:

1. Government Bonds

Sesuai dengan namanya, jenis obligasi ini merupakan obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah. Untuk Indonesia, Government Bonds pertama kali terbit pada tahun 2006. Obligasi pemerintah diberi nama ORI atau Obligasi Negara Ritel. ORI ini terus diterbitkan setiap tahunnya kecuali tahun 2007 dan tahun 2008. Dari awal diterbitkannya obligasi pemerintah ini, setiap tahunnya peminatnya semakin bertambah banyak.

BACA :  Apa itu Deposito? jenis, cara menghitung bunganya

2. Municipal Bond

Obligasi tipe ini merupakan obligasi pemerintah wilayah yang memiliki skup lebih kecil dari goverment obligasi. Tujuan dari obligasi ini biasanya bertujuan untuk membiayai pembangunan yang bersifat publik.

3. Corporate Bonds

Ini merupakan jenis obligasi yang diterbitkan oleh sebuah industri. Industri yang menerbitkan ini biasanya industri BUMN maupun industri swasta. Jadi setiap industri besar yang akan berkembang pastinya menawarkan obligasi kepada warga negara yang memiliki uang untuk di investasikan. Contoh obligasi swasta yang sudah jalan seperti Obligasi PT. Indofood Sukses Makmur pada tahun 2014. Pada saat itu, industri tersebut menawarkan obligasi sebesar Rp. 2 triliun dengan bunga menetap (fixed coupon) dengan jangka waktu kontrak 5 tahun.

Kelebihan Obligasi, menjadikanya bagaikan Investasi


pengertian obligasi


Obligasi dianggap sebagai salah satu jenis investasi yang menguntungkan di tahun 2019 karena menarik minat banyak pembeli. Beberapa keuntungan obligasi untuk pembeli obligasi yaitu:

1. Keuntungan dari bunga obligasi (kupon obligasi)

Di dalam obligasi, pemegang obligasi atau pembeli obligasi akan mendapatkan keuntungan di akhir kontrak. Keuntungan ini berupa bunga. Bunga obligasi disebut sebagai kupon. Di obligasi terdapat 3 jenis kupon yaitu: fixed coupon, floating coupon, zero coupon Bond. Imbalan keuntungan untuk pemegang obligasi akan semakin besar jika jangka waktunya lama. Semakin lama masa kontrak obligasi, semakin besar juga keuntungannya.

Selain itu, pembayaran bunga atau kupon sangat aman dan nyaman. Pokok dan kuponnya sudah dipastikan UU No. 24 tahun 2002 dan UU No. 19 Tahun 2008. Jadi bisa dipastikan keuntungan yang di dapat akan lebih besar dari bunga deposito di bank. Kelebihan obligasi inilah yang mendasari kenapa banyak orang menyasar obligasi sebagai investasi jangka panjang.

2. Keuntungan dari selisih harga obligasi

Prinsipnya hampir sama seperti saham. Keuntungan obligasi dapat diperoleh dari selisih harga beli dengan harga jual obligasi. Selisih harga ini biasanya berdasarkan persentasi. Contoh, saat membeli obligasi ini dianggap 100%, kemudian saat menjual harganya naik 120%. Jadi anda mendapatkan keuntungan sebanyak 20%.

3. Mudah diperjual belikan

Obligasi juga memiliki keuntungan di bidang penjualan setelah memiliki obligasi. Kita akan dengan mudah dapat menjual obligasi. Obligasi dapat dengan mudah di jual pada pasar sekunder yang di atur oleh BEI ataupun transaksi di luar BEI.

4. Dapat dipakai untuk anggunan

Obligasi juga dapat digunakan sebagai anggunan pinjaman di bank. Obligasi yang dapat ditangguhkan adalah obligasi pemerintah. Prinsipnya hampir sama seperti deposito, tetapi bunga dan keuntungannya tentu lebih besar.

BACA :  Jenis investasi menguntungkan di tahun ini

Kekurangan Obligasi bagaikan Investasi

Hampir sama seperti produk investasi lainnya, obligasi juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Kekurangan obligasi dirasa perlu untuk diketahui oleh pemula. Ada beberapa kekurangan yang dimiliki investasi di obligasi seperti:

1. Hilangnya dana akibat kerugian penerbit obligasi

Resiko dari obligasi ini biasanya ada pada corporate bonds. Saat sebuah industri menjual obligasi, tentu industri tersebut akan menggunakan dana obligasi untuk mengembangkan usaha mereka. Tetapi jika usaha industri tersebut jatuh atau bangkrut, tentu mereka tidak akan bisa membayar obligasi saat jatuh tempo. Investor bukan hanya tidak mendapatkan untung, tetapi juga dapat kehilangan dana investasi mereka. Untuk government Bonds atau obligasi pemerintah masih aman karena dilindungi oleh undang-undang.

2. Rentan dengan perubahan bunga

Sebenarnya sih sama saja dengan investasi saham. Jika di saham harga jual saham bisa turun, di obligasi bunga yang di tawarkan dapat berubah sesuai suku bunga. Biasanya perubahan suku bunga terjadi pada government bonds karena dampak politik, ekonomi yang tidak stabil.

3. Kerugian akibat menjual obligasi sebelum jatuh tempo

Ini merupakan kekurangan obligasi akibat jual beli sebelum masa kontrak selesai. Anda memang akan mendapatkan keuntungan apabila menjual obligasi saat harga tersebut naik. Tetapi kenyataan bisa berbalik jika harga malah turun. Investor tentu akan menerima kerugian dari penjualan obligasi ini.

Kesimpulan tentang apa itu obligasi

Setelah membaca dengan seksama, tentu dapat disimpulkan kalau obligasi adalah sebuah surat hutang penerbit obligasi kepada pembeli obligasi. Pembeli obligasi akan memberikan modal kepada penerbit dan kemudian akan di tuangkan pada perjanjian yang disebut obligasi. Dari sekian banyaknya jenis obligasi tentu obligasi yang berhubungan dengan pemerintah dan industri skala besar tergolong aman. Tetapi tetap harus mengenal kelebihan dan kekurangan obligasi agar tidak menyesal di kemudian hari.

Masih banyak sekali yang perlu anda ketahui tentang obligasi. Penjabaran di atas memang merupakan definisi umum beserta contohnya. Ini merupakan tahap awal Anda mengetahui pengertian apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan obligasi? Serta apa jenis, serta kekurangan dan kelebihannya?.

Secara mengkusus, anda juga harus melakukan identifikasi industri yang ingin anda beli obligasinya. Fahami betul-betul tujuan mereka menawarkan obligasi, jenis industrinya, serta pastikan bunga yang ditawarkan tidak terlalu mencolok.

Load More By Sudiana
Load More In investasi
Comments are closed.