Apabila anda ingin berinvestasi di emas, ada baiknya anda mengetahui bagaimana cara membedakan emas asli dan emas palsu. Hal ini juga termasuk sebuah keahlian yang harus anda miliki jika tidak ingin tertipu oleh penjual emas palsu atau imitasi. Kalau sampai kita membeli emas palsu dengan harga emas asli, sudah pasti kita akan mengalami kerugian tergantung dari jumlah emas yang kita beli. Secara teori, kemungkinan penipuan menggunakan emas palsu sering terjadi. Tetapi jangan khawatir, anda akan segera mengetahui tips membedakan emas asli dan palsu atau imitasi.

Membeli emas di pegadaian sesuai harga emas di pegadaian memang menjadi alternative yang cukup aman. Anda tidak perlu khawatir akan mendapatkan emas imitasi. Segala pengecekan emas sudah dilakukan sebelumnya di kantor pegadaian. Beda cerita jika anda membeli emas dari pihak lain maupun pengguna emas lainnya. Pengetahuan yang minim tentang emas dan pengalaman yang kurang dapat menjadikan peluang penipuan terhadap anda.

 

Cara Membedakan Emas Asli dan Emas Palsu

Mengetahui cara membedakan emas asli dan emas palsu merupakan sesuatu yang sangat penting. Apalagi anda ingin berinvestasi dalam bentuk emas atau menggunakannya sebagai perhiasan pribadi, disarankan teliti dalam menganalisa emas yang akan anda beli. Jangan sampai emas yang anda beli ternyata imitasi alias palsu. Untuk itu, ada 5 cara membedakan emas asli atau imitasi dengan melakukan pengujian sebagai berikut:

1. Dengan cara mengetahui ciri-ciri fisik emas


ciri fisik emas


Cara membedakan emas asli dan emas palsu yang paling mudah dilakukan adalah dengan melihat ciri-ciri fisik emas tersebut. Amatilah karakteristik khusus yang merupakan ciri dari emas asli. Biasanya pada emas ataupun perhiasan, terdapat tanda yang menandakan kadar sebuah emas yang akan kita beli untuk investasi. Ciri-ciri khusus yang saya maksud misalnya seperti bentuk fineness yaitu 1-999 atau 1-0.999. Jika emas tersebut dalam bentuk karat yaitu 10K, 14K,18K, 22k dan seterusnya. Namun biasanya tidak semua emas memiliki tanda khusus di emas tersebut. Biasanya emas model lama tidak memiliki tanda khusus ini.

BACA :  Perbedaan Bitcoin dan Blockchain dalam dunia Bisnis dan Investasi

2. Dengan cara melakukan mengujian dengan Magnet

Cara yang simpel dan mudah lainnya untuk mengetahui kandungan emas asli atau palsu adalah dengan test magnet. Pengujian dengan magnet dilakukan untuj mengetahui apakan itu emas palsu atau asli. Jika emas menempel pada magnet, sudah pasti emas itu palsu atau imitasi. Sedangkan jika emas tidak menempel sedikitpun, berarti emas itu asli. Emas asli tidaklah mengandung bahan yang dapat ditasik oleh magnet. Tetapi kelemahan pada test ini adalah jika emas palsu itu dibuat dari bahan nonmagnetik, bisa saja anda mengira itu asli. Makanya perlu dilakukan test lainnya biar anda benar benar yakin kalau emas itu asli atau palsu.

3. Menggosok emas di Keramik atau Kertas

Cara mengetahui emas asli atau palsu yaitu dengan cara menggosok atau menggesek emas di keramik ataupun di atas kertas. Keramik yang disarankan adalah keramik polos. Goreslah emas di atas permukaan keramik pelan-pelan. Jika setelah mengosok beberapa kali tidak muncul goresan apapun di keramik, berarti emas itu asli. Jika muncul goresan hitam di keramik atau kertas, berarti emas itu adalah emas palsu atau imitasi. Cara ini bisa anda gunakan untuk mengetahui emas asli atau palsu jika cara yang kedua cukup meragukan.

4. Melakukan uji densitas atau uji kepadatan emas

Melakukan uji densitas atau uji kepadatan emas adalah salah satu cara membedakan emas asli dan emas palsu yang cukup rumit. Sebagai pertimbangan, sangat jarang sekali sebuah logam dengan densitas yang bisa melebihi kepadatan emas. Seperti yang saya ketahui, nilai kepadatan emas 24K kurang lebih 19,3 g/ml. Hal ini sangat jauh di atas kepadatan logam lainnya. Bisa disimpulkan kalau semakin tinggi kepadatan emas, semakin murni juga emas tersebut.

BACA :  7 Investasi terbaik untuk persiapan masa pensiun

Cara melakukan test atau uji kepadatan emas adalah dengan menggunakan media segelas air. Sebagai contoh, anggap saja emas yang ingin di uji kepadatannya memiliki berat 38 gram. Ketika emas tersebut dimasukan ke dalam gelas, volume air di dalam gelas naik sebesar 2ml. Jadi cara mengghitungnya dengan rumus massa atau berat emas dibagi besar perubahan volume air dalam gelas. Jadi 38 gram/2ml sama dengan 19 g/ml. Nilai segitu sudah hampir mendekati kepadatan emas asli. Namun, perlu anda ketahui kalau kemurnian emas yang berbeda akan punya rasio g/ml yang beda juga. Contoh yang dapat di ambil antara lain:

  • Emas kuning = 15,2-15,9 g/ml
  • Emas putih =14,7-16,9 g/ml
  • Emas 14K = 12,9-14,6 g/ml
  • Emas 22K = 17,7-17,8 g/ml

5. Melakukan pengujian menggunakan media ciran Asam Nitrat

Asam nitrat merupakan cara membedakan emas asli dan emas palsu yang terbaik. Asam nitrat dapat menguji keaslian emas. Cara ini banyak dilakukan oleh toko perhiasan tempat menjual dan membeli emas. Untuk anda yang belum pernah melakukan ini, saya sarankan jangan mencobanya sendiri karena sangat berbahaya. Perlu pengalaman dan ke hati-hatian biar tidak ada masalah ketika melakukan pengujian emas asli.

Cara pengujian menggunakan asam nitrat adalah dengan meneteskan asam nitrat pada emas yang akan kita uji keasliannya. Setelah itu, tunggu beberapa saat sampai muncul reaksi warna pada cairan asam nitrat.

  • Jika reaksi yang muncul itu warna kuning, berarti emas itu merupakan kuningan yang dilapisi dengan emas.
  • Jika muncul reaksi warna susu, berarti emas itu merupakan logam perak yang berlapis dengan emas.
  • Jika muncul warna hijau, berarti bahan dasarnya adalah besi dan dilapisi oleh emas.
  • Sementara jika setelah menunggu beberapa saat tidak ada reaksi warna yang muncul, berarti emas itu adalah emas asli.
BACA :  apa itu pasar saham? Panduan investasi saham

Dengan mengetahui cara membedakan emas asli dan emas palsu di atas, semoga dapat menambah pengetahuan serta kewaspadaan anda dalam membeli barang atau perhiasan yang terbuat dari emas. Segeralah melakukan pengecekan dan pastikan biar anda dapat terhindar dari tindakan penipuan transaksi logam mulia. Mungkin saja tulisan yang saya muat kurang lengkap ataupun ada kesalahan, saya minta maaf. Akhir kata saya ucapkan selamat berinvestasi emas. baik itu emas batangan, perhiasan, maupun investasi tabungan emas.

Muat Lagi Dengan Sudiana
Muat Lagi Di emas
komentar ditutup