Saat seorang traveller melakukan perjalanan ke kuar negeri, sering sekali mengabaikan asuransi perjalanan. Mereka belum mengetahui betapa pentingnya asuransi perjalanan saat traveling ke ke luar negeri. Beberapa orang menganggap asuransi perjalanan tidak penting, dan sebagain lagi menganggapnya penting dalam beberapa hal. Itulah sebabnya kenapa saya memutuskan untuk menjelaskannya disini.

Sesuatu hal yang perlu kita fikirkan adalah selama berada di perjalanan dan selama berada di lokasi tempat wisata. Selama perjalanan bisa saja terjadi hal buruk yang tidak kita duga seperti kehilangan pesawat, kecelakaan, ataupun terjangkit penyakit menilar saat berada di lokasi daerah tujuan wisata.

Pentingnya Asuransi Perjalanan saat Traveling

Seorang traveler menjelaskan betapa pentingnya asuransi perjalanan ke luar negeri. Tetapi dia juga menjelaskan kalau asuransi perjalana ke luar negeri berbeda dengan asuransi perjalana di dalam negeri. Resiki perjalana ke luar negeri itu beda, bisa resiko di jalan, maupun resiko saat sampai di luar negeri. Karena itulah kenapa asuransi menjadi hal yang penting yang harus di persiapkan sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.

Sesuatu yang menjadi pertimbangan adalah keselamatan dan kenyamanan perjalanan wisata atau liburan kita ke luar negeri. Beberapa resiki yang bisa di klaim oleh pemegang polis asuransi perjalana untuk traveling yang harus dipertimbangkan antara lain:

1. Resiko kecelakaaan saat perjalanan menuju ke lokasi tempat wisata.

Pihak asuransi akan memberikan pertanggungan kepada pemilik polis jika terjadi hal genting saat menuju ke daerah tujuan wisata ke luar negeri. Sebuah kecelakaan mobil, kecelakaan pesawat, maupun kecelakaan saat jalan-jalan ke tempat wisata. Sebuah kejadian yang tidak terduga bisa saja menimpa anda sebagai traveler. Kecelakaan ataupun hal lainnya tidak bisa kita prediksi tetapi bisa kita antisipasi jika terjadi.

Seperti pengakuan salah satu penumpang pesawat yang mengalami kecelakaan. Dia mengungkapkan sangat bersyukur mendapat ganti rugi dari pihak asuransi maupun pihak maskapai penerbangan. Syukur saya punya asuransi perjalanan, jadi saya tidak mengalami kerugian yang besar karena kecelakaan pesawat tersebut, ucap salah satu penumpang yang menggunakan asuransi perjalanan untuk traveling.

BACA :  4 Jenis asuransi jiwa yang ditawarkan perusahaan asuransi di indonesia

2. Resiko ketinggalan pesawat/pembatalan penerbangan

Siapa yang mengira kalau sebuah asuransi perjalanan akan mengganti biaya pembelian tiket jika tertanggung ketinggalan pesawat? Tetapi hal ini memang benar. Selama kesalahan bukan dari pihak kita, pihak asuransi akan mengganti biaya pembekian tiket jika kita ketinggalan pesawat.

Disisi lain, ternyata ada juga asuransi perjalanan yang memberikan ganti rugi kalau mengalami pembatalan penerbangan atau pembatalan menginap di hotel. Asuransi perjalanan tersebut adalah asuransi traveloka yang bekerjasama dengan perusahaan asuransi ACE jaya proteksi. Dalam pernyataannya, pihak asuransi perjalanan traveloka akan memberikan ganti rugi apabila terjadi pembatalan penerbangan baik itu dari pihak maskapai penerbangan maupun dari pihak penumpang yang menggunakan asuransi perjalanan. Pihak tertanggung akan tetap mendapatkan asuransi asalkan memberikan alasan yang bisa diterima oleh pihak traveloka.

Pembatalan penerbangan dengan alasan apa saja dapat ganti rugi?

resiko pembatalan penerbangan

Sesuai dengan informasi yang saya dapatkan, pihak penumpang yang membatalkan penerbangan akan mendapatkan ganti rugi apabila memberikan alasan yang bisa diterima seperti:

  • Tertanggung melakukan pembatalan penerbangan karena alasan kesehatan seperti jatuh sakit atau ada anggota keluarga yang sakit dan dirawat inap. Selain itu jiga bisa juga karena ada sanak keluarga yang meninggal dunia.
  • Tertanggung mengalami kecelakaan sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan wisatanya. Jangabkan untuk traveling, untuk bekerja saja mereka sudah tidak bisa. Hal ini masuk akal dan pasti diterima untuk mendapatkan ganti rugi dari perusahaan asuransi perjalanan.
  • Keluarga atau tempat tinggal mengalami bencana alam seperti banjirm kebakaran, gempa dan bencana alam lainnya yang menyebabkan kerusakan pada tempat tinggal anda.

Jika pemilik polis asuransi memberikan alasan yang masuk akal seperti contoh di atas, perusahaan asuransi perjalanan pasti akan memberikan ganti rugi atas pembatalan penerbangan. Lalu pertanyaannya sekarang, berapa besar ganti rugi yang kita terima dari perusahaan asuransi jika terjadi pembatalan penerbangan ataupun tertinggal pesawat?

Berapa besar ganti ruginya?

Sesuai dengan pernyataan di atas, selama alasan itu bisa diterima, perusahaan asuransi perjalanan biasnya memberikan ganti rugi mencapai Rp.2.500.000 sampai Rp.10.000.000. Jika pembatalan tersebut dari pihak maskapai, pihak asuransi akan tetap memberikan gati rugi kepada pemegang polis dan besarnya tergantung tipe asuransi perjalanan yang anda pilih.

BACA :  Cara pindah faskes BPJS kesehatan online dan offline

3. Resiko kehilangan barang saat traveling

Mengantisipasi kejadian tak terduga saat traveling seperti kehilangan barang bisa kita lakukan dengan mendaftar asuransi perjalanan. Itulah pentingnya asuransi perjalanan saat traveling kita persiapkan dan miliki sebelum berlibur ke luar negeri. Kehilangan yang bisa terjadi seperti kehilangan Barang pribadi, Pasport, dll. Jika anda kehilangan passpor, anda bisa mengurusnya ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat. Untuk mengurus Kehilangan paspor anda mungkin akan dikenakan biaya S$6 untuk KBRI Singapura, dan RM16 di KJRI Johor.

Disinilah pentingnya memproteksi diri saat traveling dengan membeli sebuah asuransi perjalanan. Biasanya hanya barang-barang tertentu yang mendapat pertanggungan seperti Travel Check, Uang, Laptop, kamera, dokumen seperti paspor, dll. Untuk itu, Pastikan anda menyimpan dan menggunakan barang tersebut dengan baik saat traveling. Beberapa asuransi perjalanan yang tepat untuk traveling seperti Alianz, AXA Smart Traveller, Futuready, dan masih banyak yang lainnya.

Untuk traveler yang sudah memiliki asuransi perjalanan dapat mengajukan klaim kehilangan barang dengan cara mengisi form online. Memasukan data yang diminta seperti Boarding pass atau tiket, paspor, surat keterangan kehilangan dari polisi. Apabila barang yang hilang seperti kamera, uang, travel check, laptop bisa melampirkan kuitansi barang yang akan diklaim. Sementara jika anda kehilangan paspor, Lampirkan kuitansi pembuatan paspor baru. Permintaan dokumen bisa saja berbeda di setiap perusahaan asuransi perjalanan.

4. Resiko kesehatan saat traveling dan sedang berlibur.

Situasi dan kondisi saat berada di negara tertentu bisa saja berubah, mengingat iklim di negara kita berbeda dengan negara tujuan. Sehingga resiko sakit dan masuk rumah sakit saat traveling ke luar negeri bisa saja terjadi. Ketika kita sakit, asuransi dapat menutupi biaya rumah sakit ketika di luar negeri. Beberapa orang traveler yang sudah biasa menggunakan asuransi perjalanan ketika mereka berlibur menuturkan kalau mengurus rumah sakit di luar negeri akan sulit dilakukan jika tidak menggunakan asuransi. Jadi asuransi perjalanan sangat penting untuk melindungi dan berjaga-jaga dikalau anda sakit ketika berada di luar negeri.

BACA :  Cara daftar BPJS kesehatan untuk bayi dalam kandungan

Resiko kesehatan saat traveling

0Seorang Traveler juga menjelaskan hal yang sama. Dia sering sekali jalan jalan ke luar negeri dan tak menyangkal betapa pentingnya asuransi perjalanan untuk traveler ketika berada di luar negeri. Ya.. karena asuransi dapat meringankan biaya saat traveler sakit dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit.

Dia membagikan pengalaman yang didapatkan saat berlibur ke thailand. Temannya yang saat itu masih satu group sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Karena temannya tidak menggunakan asuransi saat pergi ke thailand, temannya harus mengeluarkan biaya yang besar untuk berobat. Apalagi disana dikenakan biaya administrasi jika orang indonesia berobat di rumah sakit di Thailand.

Jadi dihimbau bagi para traveler yang akan berlibur ke luar negeri harus mulai menggunakan asuransi perjalanan. Apalagi traveller yang ingin mengunjungi wilayah atau negara yang extreme seperti Gunung Everest, Gunung Alphen, dan lain – lain. Selain itu juga bagi traveller yang ingin pergi ke negara konflik juga harus punya asuransi perjalanan. Kita tidak tahu resiko yang akan kita dapatkan disana, untuk itulah memiliki asuransi sangat penting bagi traveler yang akan pergi ke luar negeri.

Kesimpulan:

Sudah cukup rasanya saya menjelaskan pentingnya asuransi perjalanan untuk traveler yang akan berwisata ke luar negeri. Jika melihat benefit (keuntungan) yang kita dapatkan pastinya kita berfikir kalau asuransi perjalanan itu mahal. Padahal asuransi perjalanan sangat murah dan flexible. Masa polis asuransi bisa kita sesuaikan dengan berapa lama kita akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Selain itu, Jumlah premi asuransi yang harus kita bayar setiap harinya selama masa polis asuransi mulai Rp.80.000 tergantung perlindungan yang kita inginkan.

Muat Lagi Dengan Sudiana
Muat Lagi Di asuransi
komentar ditutup